Berikut Jenis dan Fungsi dari Kaca

Jenis jenis kaca

Tengah berencana membeli kaca untuk elemen pembangunan rumah? Simak dahulu jenis kaca berikut ini agar kamu tidak salah pilih!

Era saat ini, pemakaian kaca pada rumah sudah banyak diaplikasikan.

Material gelas bening ini disukai banyak orang sebab penampilannya yang sleek serta menawan, membuat semua jenis rumah nampak semakin kekinian.

Material kaca juga dapat terpasang dimanapun.

Untuk alternatif dinding rumah, partisi, railing tangga, anak tangga, lantai, atap rumah, serta masih banyak lagi!

Nah, dari tiap pemanfaatannya seperti di atas, jenis kaca yang digunakan tentunya tidak sama.

Tidak semua kaca mempunyai karakter yang serupa, dan apabila salah pasang, akan sangat mencelakakan untuk pemilik rumah.

Maka dari itu, agar kamu tidak menyesal beli di kemudian hariā€¦

Yuk, kita simak jenis kaca serta manfaatnya yang mesti kamu tahu sebelum membeli!

 

Jenis Kaca serta Manfaatnya

1. Kaca Warna

Kaca warna, atau rayban, terbuat dari kaca bening yang ditambah warna dari kombinasi senyawa logam.

Warna yang menghiasi kaca ini begitu beragam, ada hitam, biru, emas, hijau, merah, jingga, kuning, abu-abu, coklat, dan sebagainya.

Kaca warna mempunyai dua tipe, yakni transparan serta pekat, tetapi transparasi ini masih dapat ditata oleh pembuat kaca sesuai kemauan customer.

Kaca warna banyak dipakai untuk material pembangun jendela, pintu, serta langit-langit rumah sebab karakternya yang bisa menahan panas.

Makin pekat warna kacanya, semakin bagus performanya dengan mempersejuk ruangan.

Karena karakternya yang dapat meredam terik cahaya matahari untuk masuk di dalam rumah, kaca warna saat ini telah dipakai bangunan-bangunan besar untuk membuat exterior mereka

Perihal ini dilaksanakan untuk menggantikan dinding beton yang condong sulit dibersihkan serta nampak lebih tua.

2. Kaca Cermin

Kaca cermin adalah material yang dibuat untuk nampak transparan pada satu bagian saja, itu kenapa jenis ini dikatakan sebagai one way mirrored glass.

Untuk kamu yang masih bimbang, coba ingat-ingat adegan di film-film action sewaktu beberapa polisi menginvestigasi seorang terduga di dalam ruangan investigasi.

Nah, kaca yang mereka pakai untuk mengawasi terduga tersebutlah yang disebutkan kaca cermin.

Kaca yang dikatakan sebagai kaca stopsol ini dibuat dari lapisan pemantul tipis bernama oksida logam.

Kaca ini cocok dipakai di kamar, atau di area dimana kamu memerlukan privacy yang semakin tinggi.

Disamping itu, kaca ini dapat dipakai untuk dekor rumah sebab penampilannya yang minimalis serta berkesan eksklusif.

3. Kaca Patri

Kaca patri ialah pecahan kaca warna-warni yang dibuat menjadi satu dengan memakai timah atau kuningan.

Proses penyatuan bongkahan-bongkahan kaca itu diberi nama patrian, itu lah kenapa jenis kaca ini disebut patri.

Kaca patri, atau stained glass, pemakaiannya mulai terkenal sejak masa Renaissance.

Orang-orang jaman dulu memakai kaca ini untuk penghias bangunan-bangunan religius layaknya gereja katedral serta area bersejarah lainnya.

Kaca patri termasuk juga material yang unik sebab corak, penyeleksian warna, serta skema pada gambarnya dapat ditata sesuai kemauan pemilik rumah.

Meskipun nampak cantik untuk di taruh dimanapun, ketebalan kaca patri tidak lebih dari 2 cm, karakteristiknya juga tidak sekuat kaca yang lain.

Maka dari itu pemakaian kaca patri di rumah dibatasi sesuai dengan benda yang didukung material itu.

Kamu tidak dianjurkan memakai kaca ini untuk alas pijak seperti lantai, anak tangga, atau permukaan furniture yang menyokong benda berat.

4. Kaca Bening

Kamu tentu sudah mengetahui jenis kaca yang ini sebab penggunaannya telah menyebar nyaris di tiap rumah.

Kaca bening dikatakan sebagai float glass atau kaca polos

Karakternya yang transparan serta cukup tipis membuat kaca ini tidak pas untuk dipakai sebagai exterior rumah yang terkena cahaya matahari dengan terus menerus seperti pada pagar, misalnya.

Awasi penggunaan kaca ini hanya sebagai jendela atau partisi di rumah kamu.

Kamu juga dapat membuat banyak perlengkapan serta furniture rumah dari kaca bening, seperti akuarium, hiasan dinding, almari pakaian, meja kaca, serta masih banyak lagi!

Tetapi ingat, semakin banyak furniturenya, seharusnya kaca bening yang kamu pakai semakin tebal.

5. Kaca Es

Kaca es adalah jenis kaca yang penampilannya nampak kabur layaknya es.

Tekstur sisi luarnya sedikit kasar, tetapi di sisi yang menghadap ke dalam rumah, permukaannya semakin nampak mulus.

Di pasaran material indonesia, kaca ini seringkali dikatakan kaca Indofigur sebab produsen terbesarnya datang dari pabrik Asahimas.

Karakteristiknya tebal serta kabur bisa membuat perlindungan rumah dari cahaya matahari, hingga sinar yang masuk di dalam rumah tidak silau, dan berasa hangat.

Tidak hanya untuk jendela, kaca es juga dapat kamu pakai untuk partisi rumah, khususnya untuk beberapa tempat yang memerlukan privacy seperti dinding pemisah shower.

Dengan memakai kaca es, penampilan ruang akan nampak semakin lega dibanding dengan penggunaan dinding kompak.

6. Kaca Laminasi

Di antara semua jenis kaca, kaca laminasi adalah tipe yang mempunyai ketahanan sangat tinggi.

Kaca laminasi ini tahan benturan sekitar 3 sampai 5 kali jenis kaca biasa sebab dibuat dari lebaran kaca yang dipanaskan serta didinginkan dengan tiba-tiba.

Sebab hal di atas, kaca laminasi seringkali dipakai untuk elemen bangunan yang memerlukan penyelamatan tambahan.

Contohnya saja seperti lantai balkon, anak serta railing tangga, dinding lift, railing eskalator, dan lain-lain.

Kaca laminasi semakin aman digunakan di rumah, sebab bila pecah, bongkahannya tidak akan setajam kaca umumnya.

Pinggiran-pinggiran bongkahan akan semakin tumpul sebab ketebalannya yang luar biasa.

Tidak hanya untuk pijakan serta pegangan, kaca laminasi dapat kamu gunakan untuk partisi rumah serta material pembangun rumah kaca di pekarangan.

 

Baca juga : Harga Kaca

 

Semoga berguna artikelnya ya!