Jangan Disepelekan, Underwear Wanita Perlu Perlakuan Spesial

Jangan Disepelekan, Underwear Wanita Perlu Perlakuan Spesial

Bagi kebanyakan kaum hawa underwear wanita atau celana dalam adalah benda kecil yang jarang mendapat perhatian lebih termasuk dalam hal perawatan. Kenyataan ini tentu patut disayangkan sebab benda tersebut merupakan satu – satunya yang selalu bersinggungan langsung dengan organ vital kewanitaan. Sangat penting bagi wanita untuk memberikan kepedulian khusus dan sadar bahwa merawat celana dalam sama halnya menjaga kesehatan vagina.

Dalam hal ini ada sejumlah poin yang patut menjadi bahan pikiran supaya celana dalam tidak memberikan dampak buruk kepada organ vital.

 

Perlakuan Khusus Terkait Celana Dalam Wanita

  1. Memilih model dan ukuran dengan benar

Model celana dalam terlebih yang dipakai oleh para wanita ada banyak sekali macamnya. Buktinya di sejumlah situs toko online pakaian dalam wanita seperti Raquellingerie ada banyak sekali pilihan produk dengan model yang begitu bervariasi. Namun terlepas dari keanekaragaman model, sebagai wanita anda sebaiknya hanya memilih celana dalam dengan model yang nyaman dipakai untuk beraktivitas.

Dianjurkan memilih produk yang tidak terlalu ketat supaya minim terjadi gesekan. Perlu diingat bahwa kulit di area kewanitaan amat sensitif sehingga rawan terhadap iritasi. Jadi pilihlah underwear dengan ukuran yang sedikit longgar pada tubuh.

 

  1. Langsung menggantinya saat terkena keringat berlebih

Setelah melakoni berbagai aktivitas dalam sehari tentu tubuh pun berkeringat. Memang seharusnya dalam sehari celana dalam perlu diganti. Tetapi jika sewaktu – waktu terdapat aktivitas berat memicu keluarnya keringat berlebih seperti olahraga maka sehabis itu juga langsung saja ganti celana dalam.

Underwear yang telah menyerap banyak keringat tubuh jika tetap digunakan bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri. Selain itu kelembaban yang dihasilkan pun dapat mengundang jamur sehingga area kewanitaan menjadi tidak sehat. Jadi jangan pernah lupa menggantinya dengan yang masih bersih.

 

  1. Memilih deterjen tanpa pewangi

Pada dasarnya kegunaan deterjen adalah sebagai bahan pembersih. Untuk mencuci celana dalam wanita sebaiknya hindari deterjen yang mengandung zat pewangi. Anjuran ini berlandaskan penemuan salah seorang professor di Langone Medical Center, New York yang mengemukakan bahwa bahan pewangi pada deterjen dapat meningkatkan resiko iritasi di bagian – bagian kulit yang sensitif. Karena area kewanitaan termasuk bagian kulit sensitif maka sangat bijak bila mengikuti anjuran tersebut.

 

  1. Melepas celana dalam saat hendak tidur

Area yang tertutup cenderung kurang mendapat udara sehingga tingkat kelembaban semakin tinggi. Hal ini juga terjadi pada bagian vital wanita. Kelembaban bisa menjadikan perkembang-biakan bakteri semakin subur. Oleh sebab itu seyogyanya saat hendak tidur underwear wanita dilepas. Dengan demikian bisa mendapat sirkulasi udara yang baik.

Setidaknya itulah  perlakukan khusus terkait celana dalam yang bisa kami jabarkan disini. Meskipun singkat semoga bisa bermanfaat bagi anda.