Kendala Umum Pada Beton dan Solusinya

kendala-umum-pada-beton-dan-solusinya

Kini rumah dengan tembok – tembok dan atap beton bukan lagi menjadi sesuatu yang mewah. Dahulu mungkin sebuah rumah tidak selalu memanfaatkan beton untuk membangun keseluruhan konstruksinya melainkan menggunakan material lain seperti kayu dan bambu. Namun perkembangan zamanlah yang menjadikan bangunan beton lebih digemari sebagai hunian. Lagipula material ini mampu meminimalisir bahaya kebakaran, tidak seperti rumah dari kayu yang cenderung lebih beresiko.

Akan tetapi bukan berarti beton menjadi sebuah material yang tak dapat rusak. Sama seperti konstruksi gedung pada umumnya bagian dinding yang terbuat dari beton pada masa tertentu juga acap kali megalami masalah. Contoh masalah yang kerap menghantui struktur beton adalah rembesan air. Kendala tersebut umumnya memang paling sering terjadi pada saat musim hujan tiba, tapi tidak menutup kemungkinan sumber – sumber air lain seperti dari kebocoran pipa ledeng menyebabkan beton terkorosi.

Pada dasarnya rembesan air pada beton muncul karena pada permukaan beton terdapat pori – pori, celah, ataupun retakan sehingga air bisa masuk ke bagian dalam. Kemudian pada bagian dalam struktur beton selalu ada rongga – rongga kecil yang bisa menjadi jalan air. Oleh sebab itu rembesan air di satu permukaan bisa tembus hingga ke permukaan lainnya.

 

Mengatasi Masalah Rembesan Air

Sebenarnya masalah seperti ini tergolong biasa – biasa saja karena hampir setiap struktur beton dari berbagai bangunan mengalaminya. Beruntung di setiap permasalahan selalu ada solusi dan solusi terbaik untuk menangani rembesan air pada bagian gedung tersebut adalah dengan melakukan injeksi beton.

Metode tersebut merupakan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga ahli dengan tujuan mengembalikan kepadatan beton. Caranya adalah dengan menyuntikan beton cair ke celah – celah retakan atau rongga beton menggunakan alat injektor. Bila anda ingin melakukan pekerjaan ini sebaiknya bekerja samalah dengan perusahaan kontraktor yang menangani proyek Rekonstruksi gedung. Pasalnya hanya mereka yang mampu melaksanakan pekerjaan ini dan memberikan hasil maksimal. Dengan begitu rembesan air pada beton tembok maupun atap dak tidak terjadi lagi.

Pada pekerjaan injeksi beton sendiri, beton cair yang akan disuntikan umumnya dicampur dengan bahan tambahan dari zat yang memiliki sifat waterproof. Bahan tambahan ini menjadi salah satu elemen penting yang sebaiknya benar – benar anda pastikan bahwa pihak kontraktor yang anda pilih menggunakannya pada pekerjaan perbaikan yang mereka tangani.

Bila tidak maka di kemudian hari resiko penetrasi air pada beton masih tetap ada. Jadi boleh kita katakan proyek perbaikan gedung dengan metode tersebut yang tidak menggunakan zat waterproofing adalah upaya sia – sia. Bagaimana tidak? Pekerjaan ini sendiri harus anda lakukan karena anda ingin menghentikan rembesan air yang mengganggu beton bangunan anda. Jadi jangan sampai anda salah pilih. Untuk menemukan layanan injeksi beton terbaik silahakan klik disini.