Perbedaan Jilid Soft Cover dan Hard Cover yang Perlu Kamu Ketahui

Perbedaan Jilid Soft Cover dan Hard Cover yang Perlu Kamu Ketahui

Dunia kerja atau sekolah saat ini tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan ngeprint atau cetak dokumen. Tidak jarang seorang karyawan atau siswa mencetak berlembar-lembar dokumen sesuai dengan kebutuhan mereka. Nah, agar dokumen tersebut tidak berceceran, maka solusinya adalah dengan dijilid. Selain lebih rapi, dokumen juga biar lebih enak untuk dibaca karena bentuknya menyerupai sebuah buku. Tapi, apakah kamu sudah tahu kalau jenis jilid itu ada hard cover dan soft cover jilid? Jika belum, yuk, ketahui perbedaan kedua jenis jilid tersebut!

Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini 3 Perbedaan Hard Cover dan Soft Cover Jilid

Perbedaan Jilid Soft Cover dan Hard Cover

Memilih jenis jilid itu sangat dipengaruhi oleh kebutuhan. Kalau memang dokumen yang kamu cetak memerlukan jilid dengan tektur yang tebal, maka kamu bisa gunakan hard cover. Tetapi kalau kamu ingin dokumen mempunya sampul yang lentur, ya gunakan saja jilid soft cover. Nah, biar kamu lebih paham perbedaan di antara keduanya, simak 3 perbedaan jilid hard cover dan soft cover berikut ini!

1. Tekstunya

Dari namanya saja kamu sudah bisa tahu bahwa soft cover itu memiliki tekstur sampul yang lunak atau lentur. Coba perhatikan buku-buku yang banyak dijual di pasaran. Sebagian besar menggunakan jilid soft cover. Harga jasa jilid soft cover bervariasi, tergantu dari ukuran dan kertas yang kamu pilih. Sedangkan jilid hard cover mempunyai tekstur yang kaku dan keras. Jilid yang satu ini lebih cocok sebagai sampul arsip dokumen penting atau laporan hasil penelitian.

2. Tingkat Kerumitan

Perlu kamu tahu bahwa membuat hard cover itu lebih rumit daripada soft cover. Kalau soft cover, yang diperlukan hanyalah kertas sampul lunak yang ditempel menggunakan lem. Tapi, kalau hard cover masih membutuhkan lapisan kardus tebal untuk membuat teksturnya lebih kuat. Diperlukan beberapa langkah rumit lagi agar hasil hard cover lebih bagus, seperti pelapisan kertas sampul pada kardus dan pengeleman yang harus presisi.

3. Harga

Soal harga mungkin kamu bisa menebak. Karena lebih mudah daripada hard cover, maka harga jilid soft cover lebih murah. Itulah sebabnya jilid ini banyak dipilih. Sedangkan jilid hard cover harganya lebih mahal. Tapi lagi-lagi tergantung kebutuhan, ya. Kalau memang benar-benar membutuhkan jilid hard cover ya tidak masaah mengeluarkan uang lebih banyak agar hasilnya maksimal dan dokumen lebih rapi.