Self Compacting Concrete

Self Compacting Concrete

Self compacting compacts sendiri, tanpa perlu pemadatan lebih lanjut. Membangun struktur beton tanpa getaran telah dilakukan di masa lalu. Umpamanya, penggunaan tremie menyediakan penempatan beton bawah laut tanpa getaran. Penempatan poros & beton massa juga mampu dilakukan dengan sukses tanpa getaran. Namun kenyataannya yakni semua contoh beton yang disebutkan di atas memiliki kekokohan sedikitnya & kualitas yang tidak berubah-ubah dapat susah diperoleh. Aplikasi modern yang berkaitan dengan self compressor rotair paling utama difokuskan pada kualitas seragam yang mampu diandalkan & lebih bagus dan kinerja besar.

Para ekspeditor di universitas tokyo mulai mengembangkan self compacting concrete pada terakhir 1980-an, setelah mengakui minimnya kompaksi & keseragaman beton oleh getaran. Jepang mengembangkan & memanfaatkan ssc yang tak memerlukan getaran, pada awal tahun 9 puluhan. Ssc memperoleh popularitas di jepang pada tahun 2000, untuk produk beton siap gunakan & prefabrikasi. Dengan ini, penggunaan beton pemadatan diri mulai berkembang pesat.

Self compacting concrete telah didefinisikan sebagai kemajuan paling radikal di bidang konstruksi vibrator beton sepanjang beberapa dekade. Ini awal mulanya ditingkatkan di jepang untuk tujuan menyeimbangkan ketiadaan tenaga bekerja terampil yang lumrah saat itu. Seiring masa, telah terbukti amat bermanfaat karena keunggulan berikut:

Konstruksi kilat.

Kenaikan daya tahan.

Tenaga bekerja blog berkurang.

Permukaan terakhir lebih bagus.

Menempatkan lebih mudah.

Lingkungan bekerja juga lebih aman.

Objek yang dipakai untuk self compacting concrete

  • semen portland biasa dipakai.
  • dimensi agregat maksimum dibatasi hingga 20mm. Untuk struktur dengan tulangan padat, dimensi 10 hingga 12 milimeter lebih disukai. Dimensi agregat yang lebih gede dari 20mm juga mampu dipakai kalau mengizinkan. Agregat bundar & kubus yang bertingkat bagus juga disukai. Kualitas agregat wajib seragam, berkenaan dengan penilaian & bentuk.

Agregat halus mampu dibuat maupun alami & gradasi wajib seragam sepanjang pekerjaan lengkap. Pemantauan ketat kepada kadar air & aspek penyerapan diperlukan untuk menghindari kompromi pada kualitas beton yang memadat sendiri. Fines yakni partikel yang lebih kecil dari 0, 125 milimeter. Partikel-partikel ini memiliki suara dalam kandungan bubuk.

  • air pencampuran: kualitas air wajib ditetapkan pada garis yang sama saat memakai untuk beton pratekan maupun diperkuat.
  • pencampuran objek kimia: salah satu komponen penting dari beton self compacting yang diperlukan untuk pengerjaan yang diperlukan yakni super plasticizer.

Eter poli-karboksilasi, plasticizer generasi baru, secara khusus dipakai untuk pemadatan beton.

Semua tipe pencampuran kimia lainnya mampu dimasukkan cocok persyaratan, layaknya viscosity modifying agents (vma), retarder untuk pengaturan pengaturan & agen-agen entraining udara untuk tingkatkan ketahanan kepada pencairan beku.

Compacting concrete telah memenangkan popularitas luas dalam beberapa tahun akhir untuk dipakai pada penempatan pada struktur beton bertulang yang amat padat yang memiliki kondisi pengecoran yang susah. Oleh karena itu, wajib ada kekompakan yang bagus & fluiditas yang besar pada beton segar. Objek halus layaknya fly ash mampu menetapkan bahwa beton memiliki watak layaknya itu.

COMMENTS